Rabu, 29 Februari 2012

29 Februari 2012

Hari ini tanggal 29 februari 2012. angka 29 pada bulan februari hanya terjadi empat tahun sekali. dinamakan tahun kabisat. penjelasannya sangat komlpeks. aku pusing baca tentang mengapa ada tahun kabisat...  padahal para ahli etronom 2000 tahun yang lalu sudah merumuskan sedemikian rupa ya... hahaha...

lagi-lagi hujan. otomatis baju, celana, sarung dan sebagainya di jemuran basah, haduh, nasib. pas kekampus juga sepatu basah.. soalnya jas hujannya yang model batman gak menutupi sampai sepatu. meskipun aku udah ngebut dan kaki di angkat tapi tetap aja jas hujan tembus. ya jelas soalnya udah pada robek. di kampus terpaksa aku pake sendal yang aku bawa di jok motor.

sebenarnya aku punya prinsip hidup yakni "hari esok harus lebih baik dari hari sekarang". tetapi terkadang aku merasa hidupku ya begini-begini aja. solat subuh kelewatan, hafalan ayat gak bertambah, skripsi masih mentok, blum punya pacar. nah yang terakhir itu yang biasanya bikin nyeseg. dulu pas punya pengen gak punya pacar, sekarang pas sendiri pengen pacar. padahal menurutku sangat sulit mencari pacar. konsdisi sekarang dimana wanita menuntut kriteria pria yang sangat berkelas. coba bayangin. setiap wanita pada umumnya pasti ingin cari pria yang baik. baik fisiknya, baik kondisi keuangannya, baik gayanya. (apa si ini gak maksud banget). yang jelas kesepian atau galau terkadang datang menghampiriku.. (hehe pria kesepian)

bukannya lebay atau alay atau kampungan apalah namanya. nulis ini berguna banget, buakn cari kepopuleran atau menccari kekayaan (kalo terkenal dan dapaet duit juga nggak apa-apa sih) tetapi menurut banyak orang menulis itu sangat berguna. misalnya bisa menghilangkan stress, melatih otak, media refleksi dan kebijaksanaan, dan menyimpan ide yang dapat menjadi inspirasi orang lain. orang yang gemar menulis juga mencerminkan intelektualitas. seperti Hbiburahman El sirazy, Andrea Hirarta, darwis Tere liye, A. Fuadi, hanum rais, bahkan Einste pun menulis ide-idenya.

Astagfirullah.. udah jam 01.00 tangal 1 maret sekarang. yah pupus sudah deh ingin mengentri tulisan 29 februari ini. padahal jarang-jarang kesempatan entri tanggal 29 februari. yo wes, mungkin empat tahun lagi aku bisa entri tulisan baru di blog ini. smoga umurku panjang deh...

 "aku bercita-cita agar bisa menulis seperti seorang tokoh dalam film Gie, bisa mengkritisi dengan tulisannya yang tajam, lugas dan alur logika yang jelas" .




Minggu, 26 Februari 2012

ARTI HIDUP

kawan, taukah engkau mengenai makna hidup di dunia? ajarkan aku mengenai arti hidup kawan.
kawan, aku pernah sengasara, hanya makan dua kali sehari. mencari air untuk mandi, cuci dan kakus. mendorong gerobak berisikan jerigen kotak berwarna biru. memotong pipa air di komplek perumahan elite dan menyambungkan menggunakan selang kecil. bersama-sama masyarakat yang membutuhkan air yang tinggal di lingkungan kumuh belakan komplek perumahan.

kawan, aku pernah mengalami hanya tidur dua jam setiap harinya. aku stress berusaha mencerna pelajaran seolah yang sulit. ditambah lagi derita sakit gigi yang ku alami. dan pegal-pegal badanku karena terlalu banyak bekerja.

kawan, aku pernah merasakan makian, cacian dan hinaan. disekolah elite di kota. aku hanya orang kampung yang ingin merasakan sekolah di kota. fasilitasnya lengkap dan gurunya berkualitas. meskipun kau tidak pandai-pandai amat, tetapi aku bisa lulus dengan kejujuran. bukan dengan soal bocoran yang kau bagi-bagikan lewat hanphone. wkatu itu aku belum punya hanphone.

kawan, aku pernah merasakah hidup di gang gang kumuh di jakarta. dimana setiap musim hujan banjir dan setiap musim panas hawanya membakar kulit-kulit karena kamarku hanya kotak seadanya beratakan seng. bagaimana aku bisa belajar dan menjadi orang pintar bersaing dengan yang lain. setiap malam sangat banyak nyamuk, belum lagi bayak preman-preman yang mabuk setiap malam.

kawan. aku belum pernah merasakan manisnya masa remaja. manisnya rasa cinta dan indahnya kata-kata cinta.   aku hanya menjadi pemuja rahasia, logikaku berkata pasti jika aku ungkapkan aku akan ditolak. jangankan pacar, temanpun hanya sedikit, karena aku miskin dan wajahku kampungan.

kawan, adilkah hidup ini? aku hanya bisa sholat, dan memohon kepadanya agar diberikan kehidupan yang nyaman dan berkecukupan.

sampai akhirnya kawan. Doa itu terkabul.

aku tidak lagi hidup susah, dan sakit-sakitan. gigiku sudah ditambal. kamar kos ku sudah nyaman. orang tuaku lebih memperhatikan dengan memberi uang saku yang cukup.
tapi aku salah. aku malah berleha-leha, aku sempat menjadi pemabuk, aku sering bersenang-senang. dan aku melupakan buku-buku dan ilmu-ilmu yang dulu aku cintai.

kawan akhirnya aku sadar. hidup adalah perjuangan. tidak ada kesuksesan yang instan. meskipun aku sudah tidak semerana seperti dahulu, tapi akau haru tetap rajin. agar tua nanti tidak menyesal....

dan akhirnya aku mengeri mengenai setiap jalan hidup. kita banyak belajar banyak hal. kita tidak boleh mengeluh..

KESIANGAN

27 Februari 2012

tiada ungkapan lain selain makian dan ungkapan penyesalan yang keluar pagi ini. sial, pahit, shit, damn, pokoknya expressing annoyed and anger. bagaimana tidak, alaram di hp sudah ku setting jam 06.00 tetapi tetap kesiangan. padahal jam 7 pagi ini ada akuliah hukum perdata. ngulang pula. jadi agak berantakan rencana untuk mendapatkan IPK cumlaud deh. memang sih alaram sempat berbunyi jam 6 pagi tadi, akupun terbangun dan tersadar. yes aku bisa bangun pagi, mandi dan akan kuliah. bertemu teman-teman baru angkatan 2011. itu yang ada dalam otak ku. berbicara sendiri kepada diri sendiri. namun entah mengapa otakku beberapa detik kemudian berbicara lagi. hei ini kan baru jam 6. lagian masih satu jam lagi, paling waktu untuk mandi dan bersiap-siap hanya duapuluh menit. mendingan tidur lagi aja deh kamu. sepuluh meniiittt aja. dan akhirnya aku memutuskan untuk menekan tombol alaram berhenti. dan tidur lagiiii.

dalam tidur itu aku meimpi aneh. mimpi yang seru dan menyenangkan. pasti banyak orang yang memimpikan hal itu. ah, lagi-lagi hanya mimpi, coba kalo beneran ? masak aku mimpi jadi peserta Indonesian Idol? bernyanyi di hadapan Juri. waktu itu sih dalam mimpiku jurinya hanya Ahmad dani. dan aku berhasil mendapatkan Golden ticket (menangis sambil terharu). aku tertawa riang dan mataku terpejam. aku buka lagi mataku dan ternyata saudara-saudara, waktu meunukkan jam 08.30. tidakkkk, itu artinya aku telat kuliah. artinya kelas yang dimulai jam tujuh sudah bubarrrr.. apa ini mimpi ya? aku mencoba memejamkan mata untk kemudian membuka mata lagi, memjamkan mata, membuka lagi. merem melek merem melek dan INI KENYATAAN.

akhirnya aku harus legowo untuk menerima semua ini (lebay alay apalah namanya dalam ilmu bahasa bisanya majas hiper.... hiper...emmmmm hiper  apalah lupa.).  terus kenapa alasan pengalaman telat ini aku tulis di Blog ini?. pertama aku memiliki komitmen untuk tidak terlambat. baru kali ini mengalami hal terlambat. kedua. aku mencoba untuk disiplin bangun pagi supaya rejekinya tidak dipatok ayam, ketiga sudah setahun ini aku sering telat dan sering kali datang di kelas kemudian di usir oleh dosen. keempat aku ingin meperbaiki IPK yang hampir, hampir hampir cumlaud. kurang 0,1 sajah saudara-saudara. sebenarnya kalo skripsi ku ini nilainy A maka cumlaud pun ada di tangan. tapi untuk menjaga kemungkinan terburuk maka beberapa mata kuliah jadi kuulang.

kamern ada pengalaman seru nih. jadi pas pagi-pagi si gilang n Ali ngajakin renang. tetapi karena kebiasaan tidur kebo jadinya aku ga ikut. abis renang mereka berdua datang ke kos ku. menceritakan banyak hal pas di tempat renang. cerita tentang cewek , tentang si ali yang hampir tenggelam di tempat yang kedalamannya cuma satu meter (padahal tinggi badannya 160 cm) dan tentang foto-foto bugil mereka berdua. yang paling seru sih pengakuan si gilang kalo ternyata di berenang ke tempat yang dalam. tiga meter, gila padahal di baru bisa berenang. ternyata eh terrnyata dia cari tempat sepi dan dalam buat kencing. ya kencing. bahasa inggirsnya pee (an act of urinating). kencing sambil berenang di tempat yang dalamnya tiga meter. tuh orang jorok banget . aku nggak mau nyebutin nama kolam renangnya. takut-takut si gilang di gugat satu Milyar atas tuduhan pencemaran limbah berbahaya dan takut dilaukan Class Action oleh pengunjung kolang renang pada saat itu. tapi untuk mencegah hal yang serupa terjadi lagi maka sebaiknya yang namanya GIlang di Blacklist aja. DILARANG BERENANG BAGI YANG BERNAMA GILANG. gitu jadi kaya dipasangin kawat gigi, eh maksud ku dipasang papan peringatan. (peace gilang bagi yang merasa jangan marah eheheheheh)

at last but not least , aku berharap supaya kebiasaan bangun pagiku jam 5 bisa terulang lagi. tidak ada kata kesiangan. tidak ada kata-kata terlambat lagi. aku ingin menjadi orang yang berguna bagi nusa bangsa dan agama. bangun pagi, sarapan pagi dan memebrikan kontribusi positif bagi negeri ini. khususnya di bidang yang sekarang aku jalani. yang jelas kesusksesan bukan kita nikmatin sendri tetapi alangkah indahnya jika kesuksesan itu dapat kita rasakan bersama (loh > apa maksudnya?).





Minggu, 19 Februari 2012

Nasihat Untuk mu...

memang sulit untuk menyadarkan seseorang agar kembali ke jalan yang lurus. bukan urusan pribadi tapi betapa indahnya jika mengajak seseorang menuju jalan kebaikan. ia lupa siapa penciptanya. ia tidak tahu untuk apa ia hidup di dunia ini. ia tidak mengerti harus berbuat apa agar hidupnya tenang. memang kehidupannya jauh dari kata mapan. tiada rumah, ayah dan ibu dan pakaian yang layak. tetapi mengapa kamu menyangkal agamamu? apa karena selama ini kamu tidak mendapatkan materi , kasih sayang dan kenyaman hidup untuk tumbuh dewasa?

tubuhmu kurus kering dan ringkih. nafasmu bau tembakau  dan kulitmu sangat kusam tak terwat. matamu merah dan pucat. usaiamu masih muda. 22 tahun. tetapi ketika aku menanyakan cita-citamu hanya tertawa saja dirimu. menggeleng dan berkata hanya mengikuti kemana angin berhembus. asalkan mendapatkan makan untuk hari ini dan untuk hari esok. jawaban yang tidak memuasakan. semangat hidup dan ruh hidup akan mengantarkan kepada kesuksesan jika kamu memiliki cita-cita.

terpaksa aku lebih tegas untuk mengatakan bahwa lebih baik tidak mengenalmu. banyak orang sukses dan melupakan lingkungan sekitar, tetapi aku ingin memberikan sesuatu. nasihat. nasihat yang bersumber dari ilmu selama di bangku sekolah hingga kuliah . nampaknya nasihatku hanya menjadi bahan tertawaan. hantunan surat-surat Al-quran hanya menjadi bahan tertawaan. bagaiman ini? mengaji menjadi tertawaan. ayat-ayat Allah yang indah tidakkah dapat kau cerna?

aku bilang sudahilah merokok. merokok hanya memperkaya bos-bos tembakau. menambah pundi-pundi brangkas mereka. menyedot uang penghasilan mengamen mu dan merusak paru-paru dan tubuhmu. apa aku bilang. sebungkus hanya menjadi debu dan asap.

aku bilang jangan minum-minuman keras. tetapi setiap malam kau menenggaknya. padahal kau sadar kalau itu diarang. kau tidak mengerti bahwa sel-sel tubuhmu kepanasan dan keracunan. membuat pikiramu menjadi lemot dan bodoh.

tidakkah kamu mengerti akan hari setelah kita mati? baiklah apakah kamu mengakui akan ada kehidupan setelah kematian di dunia? kalau tidak. akau akan korupsi setelah menjadi pejabat. akau akan ke tempat pelacuran untuk melampiaskan nafsuku, akau akan menembak orang-orang yang aku anggap sebagai musuh. tetapi akau menyadari bahwa akan ada kehidupan setelah kematianku. akan ada hari pembalasan sesuai apa yang kita kerjakan di bumi ini.

hidup ini sangat keras tetapi di sisi lain hidup ini akan menjadi lembut ketika kita bekerja keras. percuma kerjakeras tapi tidak berkah. please... banyak orang yang lebih darimu. akau tidak akan peduli kamu. tetapi aku ingin mengingatkan.  kau hanyalah SAMPAH masyarakat jika kamu tidak berubah.! berubah kejalan yang benar. kejalan yang di RidhoiNya. merubah sifatmu yang sok kenal dan sok akrab. mengusab sikapmu yang tertawa jika di nasehati. merubah sifatmu yang mengingkari Allah, merubah sikapmu yang sangat sombong. merubah sikapmu yang selalu menysahkan orang lain.

jika kamu merasa miskin, merasa jelek dan merasa tidak ada artinya lagi. maka hargailah pemberiannya. tangan, kaki, dan mulutmu. kamu adalah manusia yang telah mendapatkan anugrah dari Allah. maka bersyukurlah kepadanya. sholatlah... pahamilah Al-quran... dan bertemanlah dengan orang-orang yang saleh...   dan aku tidak akan mengenal siapa dirimu sampai kamu berubah... karena aku tidak ingin menjadi kaum sepertimu dengan berteman dengamu.....


Jumat, 17 Februari 2012

Tentang Ahmad Wahib


Pertama aku membaca nama "Ahmad Wahib" dalam benakhku bertanya-tanya. siapakah ia? sebagai mahasiswa aku tidak mengenalnya dan mengetahui tentang dia. tersirat dalam pikiran ini sepertinya nama itu tidak asing. rasa penasaran ini menuntunku untuk mencari biografi dan artikel tentang Ahmad Wahib. mesin pencari  mengantarkan ke halaman web tentang Ahmad Wahid. ternyata ia bukan orang biasa, bukan seorang pragmatis sepertitiku. ia seorang pemikir dan selalu berkontribusi dalam hal pemikiran islam. 

Ahmad Wahid lahir 9 november 1942 di sampang madura , ayahnya adalah pemuka agama (sulaiman). ia berangkat kuliah ke Yogyakarta untuk kuliah di fakultas ilmu pasti dan alam universitas gadjah mada. ia juga mempelajari filsafat. ia mengikuti HMI di yogyakarta. Ahmad wahib adalah gambaran anak muda yang kritis dan selalu mencarai tentang keresahannya. tentang makna hidup, tentang renungan terhadap kondisi sekitar, tentang agama yang ia yakini namun masih mencari.  ia membentuk kelompok diskusi limited group yakni forum yang terdiri dari para pemikir seperti Dawam Raharjo, Djohan Efendi, Syu'bah asa, sayfullah mahyudin, djauhari muslim, kuntowijoyo, syamsudin abdullah, rendra, deliar nour, dan nono anwar makarim.  dalam group tersebut Ahmad wahib berdiskusi mengenai keyakinan dan tuhan.

ia menulis segala pemikiran, kontemplasi, dan renungannya melalui catatan hariannya. catatan hariannya yakni salah satunya yang menjadi bahan renungan saat ini adalah


15 juli 1969
aku belum tau apakah issam itu sebenarnya,
aku baru tahu islam menurut Hamka,
islam menurut Natsir
islam menurut abduh
islam menurut ulama-ulama kuno
islam menurut johan
islam menurut subki
islam menurut yang lain


dan terus terang aku tidak puas, yag kucari belum ketemu , belum terdapat.
yaitu islam menurut Allah, pembuatnya.


9 oktober 1969

aku bukan nasionalis
bukan katolik, 
bukan sosialis,
aku bukan budha
bukan protestan,
bukan westernis,
aku bukan komunis
aku bukan humanis


aku adalah semuanya.
mudah-mudahan inilah yang disebut muslim.
aku ingin orang memandang dan menilaiku 
sebagai suatu kemutlakan (absolute entity)
tanpa menghubung-hubungkan dari kelompok mana aku 
termasuk dari masa saya berangkat 


Ahmad wahid tidak sampai menamatkan kuliahnya. ia berangkat ke jakarta untuk bekerja menjadi reporter Tempo. ia masih aktif berdiskusi dan juga megikuti kuliah tentang filsafat.

31 maret 1973 tengah malam dia kecelakaan tertabrak motor didepan kantor Tempo. 

hingga hari ini catatan hariannya masih menjadi sumber kajian mengenai pemikiran pluralisme dan toleransi kehidupan beragama. hal tersebut adalah efek dan cerminan kehidupan beragama yang beranekaragam. sering terjadi konflik antara umat beragama. jangankan beda agama pada waktu itu (1970 an). saat ini satu agamapun sering terjadi konflik. entah itu aliran maupun kelompok tertentu yang mengatas namakan agama. pemikiran Ahmada Wahid  terbuka dan cenderung mengarahkan pada kedamaian. di Indonesia ada enam macam keyakninan yang diakui oleh negara. ada berbagai macam suku dan karena negara Indonesia adalah kepulauan. sehingga para pendatang dengan berbagai meisnia menwarakan ajaran agama yang dianut oleh pemleuknya hingga kini.  boleh jadi nenek moyang kita dahulu meyakini apa yang diyakini seperti apa yang kita yakini saat ini. boleh jadi seratus tahun lagi keyakinan itu akan berubah.

terlepas dari apa yang kita ketahui tentang Ahmad Wahid tentang pemikirannya tentu kita akan bertanya. bukankah latar belakang keluarga Ahmad wahid adalah sangat religius? dimana islam menekankan bahwa Al-quran adalah sumber dari segala pertanyaan logika manusia (bagi yang muslim). bahwa tidak ada keraguan padanya dan petunjuk bagi mereka yang bertakwa. bukankah sesuatu yang goib tidak bisa dijelaskan oleh alur logika manusia? dan bukankah toleransi beragama telah di ajarkan dalam Al-quran dengan memaknai "untukmu agamamu dan untukku agamaku". maka dari itu mengenai pemikiran-pemikiran Ahmad wahib mengenai toleransi adalah  hakekat dalam menjalankan kehidupan bernegara. dengan kata lain ia memberontak karena masih ada perbedaan yang masih ditonjolkan.  keberagaman agama, ras, suku, dan golongan tidak dapat dijadikan alasan untuk mengusik kedamaian sesama kita. sesama warga negara Indonesia.



Rabu, 15 Februari 2012

bertemu dan berpisah....

Pertemuan dan perpisahan dengan seseorang adalah hal yang biasa terjadi dalam hidup kita. terkadang kita lupa bahwa  hidup selalu dinamis dan kita berada di dalamnya. tidak baik jika kita merenungi terlalu jauh tentang perpisahan karena  bisa membawa kesedihan.

bertemu dan berpisah adalah hal yang bisasa. seperti halnya bertemu teman sehari-hari di kos atau di kampus. dan berpisah lagi untuk sesaat. jika perpisahaan terjadi dalam waktu yang lama dan telah terjadi ikatan emosional itulah yang memuat perasaan ini terasa sedih...

dulu aku pernah sesumbar. berpisah ya berpisah. nggak ketemu lagi  kalo ketemu  lagi ya syukur... tetapi perpisahan ada juga yang membawa kesediha. meskipun dalam agama berlarut-larut dalam kesedihan adalah hal yang dialarang. harus tegar dan ikhlas. 

pada tanggal 25  agustus 2012 di Gunungkidul, DIY aku mengalami hal tersebut.  unit 149 KKN PPM UGM pada pagi hari bergerak meninggalkan desa banyusoco menuju kampus UGM. KKN berakhir dengan sukses meskipun didalamnya sempat terjadi kemelut. aku di Sub unit dusun Klepu pada awalnya tidak sedih dan menangis seperti yang teman-teman alami. namun setelah tiba di Kos perasaan itu mulai muncul. rasa ridu dengan teman satu podokan, keluarga Bapak Yamto dan Masyarakat di sekitar Pondokan. Perasaan bersalah karena selama KKN selalu bermalas-malasan, tidur-tiduran dan tidak menjadi pemimpin yang mengayomi. sedih karena berpisah.

selama KKN (kuliah kerja nyata) aku bersama teman-teman menyususn program. program tersebut antara lain Menonton Film, Sosialisasi Bahaya Miras dan Narkoba, mengajari ibu-ibu membuat kontrak dagang dan mengajar pengajian. program pengajian anak-anak adalah yang sangat menohok diriku. bagaimana tidak yang mengajar dan yang diajar malahan pinteran yang diajar.  hafalan surat-surat pendek anak-anak dusun klepu sangat banyak dan lancar. nah aku? hal tersebeut yang memberikan inspirasi untuk terus belajar mengaji. masak mahasiswa kalah sama anak-anak?

balik lagi ke cerita awal tetang perpisahan. sekarang 14 Februari 2012

setelah pidah ke lantai 2 di kos pakdhe (awalnya di lantai 1 trus pindah ke lantai 3). kesepian mulai menyelimuti kehidupan ini. pertama adalah ketika beberapa teman satu angkatan yang sudah diwisuda. trus temen-kos juga beberapa ada yang dah wisuda. si doli (temen kos lantai 3) termasuk yang udah lulus. dia menawarkan lemari peninggalannya seharga 25 ribu rupah. yah lumayan juga sekalian menggantikan lemari kardus yang udah lama. heheheh tadi siang dia pamit ke teman2 kos yg lain.

aku selesai membaca novel hafalan solat delisa karya tere liye (2005). dalam novel tersebut aku banyak belajar tentang perpisahan dan perjumpaan. membayangkan berpisah dengan orang tua membuat kesedihan dan menagis. dalam novel  itu belajar untuk ikhlas tetang hidup membuat delisa lebih tegar. meskipun kakinya telah di amputasi. ada beberapa kemiripan kisah. membaca kisah itu aku teringat emak dan bapak di kampung. pesan emak adalah minta didoakan setiap selesai solat. seorang ibu memang tak terhingga jasanya. jika si desila ingin menunjukkan hafalan solatnya ke ibunya dan bu guru nur  aku ingin mempersembahkan kelulusanku (wisuda di gsp).

overall , hidup ini harus dijalani dengan semangat. kalo kata ananda (temen kuliah) lakukan semua dengan ikhlas dan niat ibadah. wanita yang satu ini selalu memberikan nasihat-nasihat yang menyejukkan jiwa. dari awal pertemuan pada 2008 sampe sekarang selalu memberikan masukan-masukan positif seperti "ikuti berbagai macam kegiatan dan kontributif", trus "lulus bukan dalam waktu yang singkat tetapi pada waktu yang tepat".

perpisahan bukanlah akhir dari segalanya...


Sabtu, 11 Februari 2012

2 februari 2012 , stasiun senen jakarta...

nampaknya sulit untuk menghasilkan sebuah karya besar. terinspirasi dari penulis-penulis besar saya berusaha membuat novel tentang hantu kos-kosan. sudah sampai bab II, tetapi mandeg sampai bab III (blum selesai). akan tetapi saya merasa terdorong untuk menulis hal-hal nyata yang ada di sekitar kita. yakni pengalaman nyata yang saya alami. pengalaman tanggal 2 feb 2012 saya tulis sebagai berikut, silahkan membaca.


Bersabar dan bersyukur adalah kunci dalam menjalani hidup ini.  tinggal jauh dari kota dan gemerlap dunia.  Sunyi sepi dan tentram dengan segala tumbuhan di kebun dan sawah. Hanya suara ayam berkokok, bebek dan kambing yang mengmbek mencari rumput yang aku dengar. Jalan di desa  berlubang dan diapit tanah dan rumput liar. Air sungai yang cokelat yang dipakai untuk kehidupan ini setiap hari.  Hari-hari liburan semester  ini aku isi dengan aktifitas beternak unggas. Ada bebek, ayam, dan angsa. Meskipun ada penyakit flu burung tetapi aku tidak khawatir. Yang terpenting adalah memberi makan ternak dengan dedak, pur dan nasi basi dan tentu saja diberi munum. Melihat tingkah laku binatang tersebut membuat kepenatan ini hilang.  Jika lapar mereka akan berkokok (suara ayam),  berkowek (suara bebek) dan berngoak (suara angsa). Tetapi jika sudah diberi makan mereka akan diam dan bermain, ada juga yang tidur di halaman kebun.
Sore ini aku akan berangkat ke yogyakarta. Melanjutkan tugas akhir yang belum selesai. Rencana aku akan ke stasiun senen siang ini.  aku harus mampir dulu ke tempat kakak di jakarta mengantarkan mootor yang telah kupinjam.
Dengan meminta doa restu orang tua aku pamit dan lekas ke jakarta. Jarak sekitar dua jam perjalanan. Sesampainya di tempat kakak aku menaruh motor dan melanjutkan perjalanan ke stasiun senen. Aku menaiki metro mini namun karen takut tertinggak kereta aku memutuskan turun dan menaiki ojek.
Aku menawar harga ojek 20 ribu
“ bang stasiun senen ya ngebut, takut ketinggalan kereta nih”
“30 ribu dek”
“limabelas ribu bang mau nggak?”
“ya udah duapuluh ribu aja”
Terjadi deal dengan abang k=tukang ojek
Baru sampai depan hotel cempaka mas hujan turun, sia abang-abang ojek meminta untuk benrenti di halte nunggu hujan reda, padahal jam setengah lima kereta berangkat. Itu artinya tigapuluh menit lagi. Tetapi aku melarang abang-abang ojek untuk berteduh.
“lanjut aja bang, takut ketinggalan kereta nih”
“tapi kalo make jas hujan berentu dulu aja”
Eh sialnya tuh ojek meke jas hujan yang bukan bentuk kelelawar,tetapi  bentuk singgel (egois baget nih tukang ojek).  Aku tetep kehujanan dasar ojek dodol. Bagi tukang ojek lain kali kalo bawa jas hujan yang model batman lah supaya sang penumpang nggak kehujanan.
Sesampainya di stasiun senen praktis baju dan celana basah, tetapi untungnya nggak sampe kuyup. Setelah bayar ke tukang ojek langsung bergegas ke satsiun lewat bawah karena jalur selatan.
Sebelumnya menyempatkan untuk solat ashar dulu. Seperti andagium yang sudah terkenal di indonesia yakni “kencing aja bayar” maka wudhu juga bayar di sini. Aku nggak ngerti kenapa yan di Indonesia kalau fasilias umumnya bayar seperti wc di terminal dan beberapa stasiun?

Setelah solat selesai aku mengunggu di banggu  di sekitar peron 3. Iseng0iseng baca tikat, ehternyata tadi siang salahbaca. Ternyata keretanya berangkat pukul 19.30 alias jam setengah delapan malam.
 aku kira jam stengah lima soreh. Dasar bedebah . mulai deh nasib ini tidak jelas terkatung-katung di stasiun selama tiga jam.
Nah ada kejadian yang lumayan aneh di sini. Yakni bertemu Mas Rokib (mantan ketua KMFH 2008). Belia bekerja di satgas anti mafia hukum.  Awalnya agak canggung untuk mendekatinya tetapi kata hati ini terus menyuruh untuk mendekat. Soalnya beliau juga melihat aku dan kayaknya masih ingat aku.
“Aslmualaikum, Apri ya?” mas Rokib
“ Waalaikum salam, Mas, Apa kabar Mas?” jawabku
Di situ sekitar tiga puluh menit kita berdua bercerita seputar pasca kelulusannya dan rencana kedepan, sementara itu aku m=bercerita tentang proses tugas akhir ku. Setelah itu beliau berangkat ke Tangerang. Di balik salah melihat jadwa di Tiket tarnyata ada hikmahnya.
Dari situ aku banyak belajar dari Mas Rokib.  Terima kashi ya mas atas segala nasehatnya semoga kita dapat berjumpa lagi.
Setelah itu aku terjebak dalam lamunan menunggu kereta. Lalu ada bapak-bapak berwajah pucat mendekat ke arahku lalu diduk di samping. Berpaiaian putih dan jeans dan sendal jepit. Kulitnya utih dan sudah agak keruput dan usianya 48 tahun. Kemudian aku terlibat perbincangan.
“ mau kema mas? “ tanya bapak-bapak
“mau ke jogja pak” jawabku “bapak mau kemana?”
“Mau ke jogja sama dek tetapi naik ekonomi progo breangkat jam 9 malam”
Ternyata ada juga yang menunggu lebih lama dari aku
Keudian apak itu menanyakan alamat yang di tuju yaitu di jalan Wonosari Km 5 , aku jawab setahuku saja karena aku juga pernah melewati jalan itu. rencananya Beliau meu kerumah sahabatnya.
Dengan tangan gemetar dan mata merah bapak itu menugsap usap wajahnya. Menunukjan beban hidup yang tidak mudah. Memang sih jika melihat dari penampilannya seperti orang yang tidak terurus. Lalu dengan jujurnya ia bercerita jika ia sedang punya masalah. Bukan masalah ekonomi, bukan masalah hukum tetapi tentang penyesalan. Penyesalan yang tidak dapat di bayar dengan papun. Dengan uang sekalipun . penyesalan yang menyebankan kehidupannya hampa dan sedih berlarut-larut.
 Aku hanya bisa mendengarkannya. Certanya seperti ini.
Sekitar dua tahun yang lalau isteri beliau meninggal karena gejala jantung. Ia sangat menyesal karena ia belum sempat meminta maaf atas kesalahannya. Duameinggu sebelum isterinya meniggal Beliau  memarahi Sag isteri hingga membuatnya menangis. Semalaman isterinya menangis. Dan dau minggu kemudian isteri tersebut meniggal. Padahal bapak tersebut memarahinya atas dasar sayang. Dalam sanubarinya yang dalam sama sekali tidak ada niat untuk membuat isterinya menagis sedih, namun apa boleh buat perkataannya sanagt tajam dan hati perempuan sangat lembut. Selama menjalani pernikaahn mereka berdua hidup sederhana dikawasan setia budi jakarta. Menjadi penjahit pesanan pakaian. Pasca meninggalnya sang istri praktis bisninya berhenti karena isterinya yang menguasai keterampilan menjahit. 
Sejak hari kematian sang isteri hingga sekarang, bapak tersebut selalu menagis setiap malam. ia sadar bahwa kematian tidak boleh berlaurt-larut untuk ditangisi, tetapi yang mmbuatnya menagis adalah perkataannya yang kejam kepada isterinya hingga membuat isterinya menangis. Perkataan tersebut tidak pantas seandainya aku tulis di blog ini.
Kata Maa belum terucap dan kata hati yang berbeda dengan tindakan. Kata kahit mengatakan sayang namun dimulut berkata lain karena emosi.
Bapak tersebut kembali meneteskan airmatanya. Ia ingin berangkat ke jogja dan bekunung ke teman-temannya dan mencari solusi untuk kedamaiannya hidupnya.
Aku hanya bisa menatap Bapak itu. aku sangat mengerti bangaimanan persaannya. Wanita yang dicintainya selama ini harus meninggal dengan tidak teang karena perkataannya. Dan ia meninggalkan luka hati didalam kubut tanpa pernah sempat mengucapkan kata maaf spatah katapun kepada orang yang dikasihinnya. Hingga dua tahun berlaurt dalam tangisan sendiri. Sungguh tragis.
Tetapi aku tidak bisa menasihatin=n Beliau karena bagaimanapun beliau lebih tua . kata yang aku ucapkan adalah “saya mengerti perasaan bapak”
Lalau azan magrib berkumandang dan aku permisi kepada bapak tersebut untuk pergi ke mushola
Setelah selesai solat magrib
 Akhirnya aku memutuskan keluar stasiun utnuk mencari warteg (warung tegal). Meskipun Cuma makan nasi dan tahu tempe plus teh manis tetapi harganya lumayan mahal yakni 9000 rupuah. Kalo di jogja udah dapet ayam plus lele bakar tuh.
Lalu aku melangkahkan kaki ke terowongan menuju tempat tunggu jalur selatan. Di dekat peron 3.
Sekitar satu jam aku menunggu dan akhirnya pemberitahuan kereta Seja Yogya.
Sampai ketemu jakarta...
Joga kota pelajar aku dataanggg...
Bersambung...