Jumat, 23 Maret 2012

Kisah Pemuda Mabuk

Alkisah seorang pemuda kehilangan arah hidup. setiap malam hanya menenggak air memabukkan dalam botol yang digenggamnya. cacian dan kata-kata kotor yang terucap setiap kali terbangun dari tidurnya. masa depan hanyalah mimpi yang tak pernah diwujudkannya dalam tindakan nyata. dia hanya berharap, kelak menemukan makna hidup di dunia ini.

tiada prinsip yang dipegang dalam hidupnya. meskipun dalam angan-angnnya ia pernah ingin menjadi sukses. kenyataan yang ada menampar semua bayang-bayang itu. kekecewaan dan luka masa lalu yang masih membekas selalu menyelimuti hari-harinya adalah beban bagi dirinya. goresan-goresan luka bukan hanya membekas di tubuhnya, tetapi juga di dalam sanubarinya. beban berat pikiran sudah ditanggungnya sejak kecil. waktu bermain di masa kanak-kaan terenggut oleh kerasnya hidup. ia bimbang dan selalu berfikir dengan lancang. apakah tuhan menutup mata terhadap dirinya? mengapa hidupnya selalu buruk dan tersakiti oleh tawa canda orang lain? apakah tuhan telah menutup pintu hatinya sehingga tatapan matanya menjadi kosong?

ya Allah, bukalah pintu hati pemuda itu. ia sudah lelah dengan ini semua. seperti itulah doa yang selalu di panjatkan oleh Ibunya. Ibu dengan wajah lelah dan tubuh rapuh. rambutnya putih beruban dan kulitnya sudah keriput. Ibu yang selalu bekerja di ladang dan di sawah demi masa depan anaknya itu. Ibu yang sudah kebas menghadapi pahitnya kenyataan hidup. ibu yang berusaha Ikhlas menjadi orang baik. air matanya telah habis menangisi nasib anaknya. mengapa bujangannya tidak memiliki semangat hidup? mengapa tidak menjalankan solat sperti perintahMu? bukankah pemuda itu sehat dan cerdas? Ibunya merasa bersalah karena gagal mendidik, gagal menjadi orang tua , gagal menjadikan anaknya menjadi anak yang shaleh dan berguna untuk lingkungan.

pemuda itu semakin lama-semakin menjadi-jadi. tidak percaya dengan apapun. hidupnya pesimis dan ingin mati. mata hatinya selalu tertutup dan sesat. beruntung ketika ia menemukan sesuatu di luar. diluar kamarnya. entah mengapa ia memaksakan diri majalani rutinisa kesehariannya. ia bertemu gadi berjilbab yang menginpirasi. gadis itu seolah tahu betul kondisi pemuda itu.  gadis itu memberikan segala nasihat yang butuh waktu lama agar dimengerti oleh pemuda itu. seperti  bersyurkur, bersuci untuk menghilangkan penat dunia dan memahami makna sebuah cobaan.  rasa kagum menerpa pemuda itu, ia sadar kecantikan gadis itu bukan hanya penampilannya tetapi  juga hatinya. pemuda itu berusaha menjadi baik sebaik-baiknya.

pemuda itu bersuci, kemudian menggemnggam sebuah bacaan. bacaan yang menenangkan dan menantang.
dengan terbata-bata ia mambaca. ia berusaha memaknai setiap ayat yang dibacanya. ayat-ayat yang mencertakan kisah-kisah umat terdahulu, ayat-ayat itu memerintahkannya untuk taat dan menjauhi larangannya. ayat itu memberi petunjuk akan kebesarannya. ayat yang menceritakan janji-janji akan hidup setelah mati dan hari pembalasan. ia mengerti sekarang. selama ini ia terputus dari dunia , terpusut dengan akal sehat karena ia mabuk.

pemuda itu meteskan air mata dan menyesali segala perbuatannya. menangis sejadi-jadinya. hatinya bergetar mengentahui segala yang dilakukannya adalah salah. salah besar dan berdosa. sebab ia tidak megenal rasa bersyukur. hingga apa yang dilakukannnya selama ini adalaah yang terburuk.  ia melupakan kebesaranNya, menyakiti orang tuanya dan menyakiti diri sendiri.


kini hari yang selalu cerah. sertiap pagi pemuda itu menatap optimis hari-harinya. berusaha untuk mencari ilmu dan mempergunakannya agar bermanfaat. Ia berjanji kepada Ibunya utnuk membahagiakannya kelak. meskipun sekarang pemuda itu harus berjuang demi dirinya sendiri. Ibu maaftkan aku, maafkan segala perkataanku yang kasar selama ini. maafkan segala sikapku yang sombong dan angkuh. 


suatu hari, sang pemuda berjalan dan mencari gadis itu. gadis berjilbab yang memberikan jalan untuk membuka matanya selama ini. setiap langkah dia berharap menemukannya. setiap orang diatanyakan, keberadaan gadis berjilbab itu. ia hanya ingin berterimakasih, berterimakasih atas semuanya. ia tidak tahu apakah gadis itu masih mengingatnya. ia ingin berterimakasih.





Rabu, 21 Maret 2012

telepon dari emak...

malam ini emak menelponku, menanyakan keadaann dan segala progresku di sini. aku menjawab dengan kalimat ngelantur dan asal bicara. kamu baru bangun tidur ya nak? pertanyaan yang bisa disebut tebakan emak benar. kepala ini masih pening dan kelopak mata ini terasa sepat.
hampir setiap minggu emak menelpon. menanyakan apakah sudah makan, apakah solat, apakah kuliah berjalan lancar. tetapi aku memahami betul jika  emak juga ingin membagi segala beban dan keluh kesalnya kepadaku. sekarang ini di rumah tidak ada siapa-siapa. adik berada di asrama sebagai taruna dan kakaku yang tidak jelas masih berusaha menelesaikan kuliahnya di jakarta. sementara Bapak sudah agak pelupa.

hari ini emak mengabarkan berita duka. dua orang tetangga di rumahku di bekasi menginggal dunia. satu persatu mereka pergi menghadap kepadanya. dendi anak berusia 13 tahun yang mengalami epilepsi tenggelam di sungai. mayatnya ditemukan mengapung sehari kemudian. almarhum sering bermain di rumahku. ia anak yang malang, selama hidupnya orang tuanya selalu menelantarkannya.
sementara itu nenek Omi menginnggal karena sudah uzur. memang  setiap ada tetangga yang menginggal emak selalu mengabarkan kepadaku. aku memahami hal tersebut sebagai sentilan isyarat kepadaku agar sadar bahwa suatu saat kita juga akan meninggal. maka berbuat baiklah dengan tekun beribadah. meskipun orang baik selalu tersisih dan di tindas oleh orang jahat.

Aku menyadari betul bahwa kita hanyalah manusia. suatu saat kita pasti meninggal. menghadapi kehidupanaru di akhirat. akan adanya hari pembalasan nantinya. bagi yang tidak percaya maka buktikanlah nanti. aku herannya mengapa di dunia ini banyak manusia jahat? apakah mereka merasa hidupnya akan kekal abadi? atau mereka hanya berfikir bahwa setelah mati rasanya hanya seperti tidur?

Hemm semua itu ada jawabannya di Kitab agamaku. dan semua itu memang benar. ada manusia sesat , ada manusia yang tamak dan ada manusia yang sombong.
kesesatan, ketamakan dan kesombongan ini yang menyebabkan mereka buta hatinya sehingga berbuat jahat melukai diri sendiri dan melukai orang lain.

percakapan aku dan emak kututup dengan meminta restu kepadanya. aku berharap tugas akhirku selesai tepat waktu. aku ingin mempersembahkan kelulusan ini kepada emak. sosok Ibu yang apa adanya.




Jumat, 16 Maret 2012

Inspirator kali ini

belakangan ini aku membaca beberapa novel. novel tersebut yakni Daun Yang Jatuh Tak Pernah Membenci dan  Negeri Lima Menara. awalnya niat membaca novel adalah hanya untuk membunuh rasa bosanku karena terkungkung oleh tugas akhir yang menjemukan. akan tetapi selain menghilangkan rasa bosan, aku mendapat banyak pelajaran dari tulisan itu. ketika aku menyelami novel negeri lima menara yang ditulis oleh A. Fuadi, aku mendapatkan sesuatu yang menyentuh hati. kisah seorang remaja yang menuntut ilmu di Pondok Madinah. rasa kecewa, dan konflik karena gagal melanjutkan masuk SMA idamannya mengakibatkan terdampar di Pondok itu. ada sebuah momen dimana remaja tersebut merasa bersalah karena telah lama tidak menyapa Ibunya. ia merasa kangen dengan sosok Amak. suatu ketika dalam novel tersebut,  sebuah syair dikumandangkan bersama-sama ketika menunggu solat magrib (aku mengenalnya sebuah Sholawatan) sangat menyentuh hati remaja tersebut. aku membacanya kata demi kata arti syair itu dan entah mengapa aku yang jauh dari Ibu dan juga merasa memiliki perasaaan bersalah meneteskan air mata. sang penulis novel tersebut yang juga sebagai tokoh dalam novel itu berhasil membuat aku menangis...
karena teringat segala dosa-dosaku, perbuatanku yang menantang segala perintahnya,  dan rasa kecewa dan putus  asa akan kondisi masa lalu yang kelam, hina dan jauh dari peradaban. 

 Wahai Tuhanku.. aku sebetulnya tak layak masuk surgaMu,
tapi... aku juga tak sanggup menahan amuk nerakaMu,
 karena itu mohon terima taubatku ampunkan dosaku,
seseungguhnya Engkaulah maha pengampun dosa-dosa besa
 Dosa-dosaku bagaikan bilangan butir pasir
 maka berilah ampunkan oh Tuhanku yang Maha Agung

setiap hari umurku terus berkurang
sedangkan dosaku terus menggungung,
bagaimana aku menanggungnya

wahai Tuhanku, hambamu yang pendosa ini
 datang bersimpuh kehadaoanMu
mengakui segala dosaku
 mengadu dan memohon kepadaMu

kalau engkau ampuni itu karena Engkau
 sajalah yang bisa mengampuni
tapi kalau tolak, kepada siapa lagi kami memohon
ampun selain kepadaMu?


bait-bait diatas menyadarkanku akan keberadaanku sebagai manusia. setiap manusia pasti memiliki kesempatan untuk beraubat. kesempatan ini tak akan aku sia-siakan . meskipun aku masih merasa hina seperti binatang. meskipun sejarah masa lalu menjadi bagian dari masa sekarang. stigma akan diri sendiri harus aku hilangkan sedikit demi sedikit untuk menatap masa depan yang cerah. hidup ini sangat berat dan menyengsarakan, tetapi itu dulu. sekarang aku tidak ingin terpuruk. hari demi hari harus diisi dengan rasa optimis.  aku harus lebih sering mencari Inspirator agar hidupku kelak tidak tersesat lagi.



Sabtu, 10 Maret 2012

Pelajaran dari Perjalanan

Perjalanan menuju bandung memberikan makna tersendiri kali ini. meskipun ini bukan yang pertama kalinya aku ke Bandung tetapi begitu banyak pelajaran baru yang aku dapat. ada beberapa cerita menarik dan juga pengalaman baru. aku bertemu dan berkenalan orang-orang baru dan bertemu kawan lama. selama perjalanan aku mendapatkan banyak pelajaran. tentang kehidupan yang belum aku ketahui sebelumnya. belajar bersyukur, Ikhlas dan bekerja keras. pelajaran yang tidak aku dapatkan di bangku kuliah tentunya.

Hari minggu, 4 maret 2012 aku berangkat ke bandung menaiki Bus dari terminal Jombor. Aji Bagus teman ku mengantarkan sampai ke terminal. Misi  utamaku adalah mengantarkan berkas kompetisi Legislative Drafting Padjajaran Law Fair 2012. saat itu, situasi dan kondisi tidak memungkinkan untuk mengirimkan berkas lewat jasa pengiriman. terlebih pengalaman tahun lalu dimana panitia tidak menerima berkas kompetisi dari tim LD. Semangatku sangat membara untuk bisa mengikuti kompetisi legislative drafting. alasanku menambah pengamalan, ilmu dan secara otomatis memperbaiki kualitias individuku yang masih kacau balau. aku ingin mengapgrade nilai (value) dan kemampuan (skill). lebih daripada itu senang juga mengenal lebih dekat sosok Adib, Ananda, Aji bagus, Yuli dan mas Dian Agung. secara tidak langsung mereka memberi pelajaran terutama dalam hal  komitmen bekerja sama. Aku juga berusaha bersikap lebih sopan kepada sesama.  perbedaan latar belakang budaya juga membuatku untuk dapat saling menghargai. sampai akhirnya aku berniat belajar bahasa jawa.

Dari awal mengikuiti komunitas HTN aku selalu membuang jauh-jauhkeinginan untuk tenar,  meraih juara, tropi maupun hadiah.  Segala nasihat dan masukan-masukan dari para senior yaitu Mba Laras, Mas Windi, dan Mas Dian Agung selalu menegaskan bahwa komunitas adalah tempatnya orang-orang yang cinta akan ilmu. Kegitan komunitas keilmuan diisi dengan berdiskusi, bertukar pikiran dan pendapat serta melepaskan segala rasa penasaran dengan bertanya. jikalau ada event lomba maka hal tersebut adalah sarana untuk mengukur sejauh mana pengetahuan yang telah dimiliki. Aku menjadi paham tentang makna dan hakekat  mencari Ilmu. Kita mencari ilmu agar bermanfaat di dunia dan akherat. Melihat kemampuan para senior dari tulisan dan gaya bicara yang berbobot membuatku semakin rendah diri dan merasa menjadi orang paling bodoh diantara mereka. Ikut komunitas keilmuan itu juga secara tidak langsung menampar pipiku dari mimpi-mimpi tentang kesuksesan yang pasti akan datang, keksuksesan berbanding lurus dengan usaha yang kita lakukan sekarang. aku tidak ingin menjadi orang yang pragmatis dan oportunis.

Kembali lagi ke kisah perjalanan ke bandung. Bus yang membawaku ke bandung dipenuhi oleh para penumpag. ada juga beberapa rekan satu kampus. aku bisa melihatnya dari jaket dan atribut yang mereka kenakan. perjalanan memakan waktu sekitar 10 jam. sekitar pukul 4 pagi aku turun di terminal cicaheum. kemudian bertanya kepada orang arah kampus UNPAD dipati ukur. sesampainya di kampus unpad aku menuju masjid dan sholat . sembari menghilangkan rasa lelahku aku menoba tidur di dalam masjid.

Jam tujuh aku menghubungi temanku Rifky. Dia teman seperjuangan waktu aku tinggal di jakarta. Awal perkenalan dan kedekatanku ketika SMP30 Jakarta. pada waktu acara porseni di setiap kelas harus menampilkan sesuatu. waktu itu latihan band bersama dan tampil dengan lagu yang amburadul. sejak SMP hingga SMA hubungan pertemanan terjaga, bahkan hingga kini. Rifky sering main ke Jogja dan aku selalu membantunya. begitu juga sebaliknya, kali ini aku yang ke Bandung. setelah menghubunginya dia datang menjemputku ke Kosnya dengan sepeda motor. aku ke kos nya untuk bersiap siap bertemu Mba Tika pj LD.

Jam 10 aku ditemani rifky bertemu dengan para panitia PLF yang tidak lain teman-teman bem fh unpad. di kampus hukum mereka menyambutku dengan hangat. ada sekitar lima orang. mereka adalah Tika, Raisa, Vina, dan yang lain aku lupa namanya.
Secara sekilas aku melihat pemandangan yang baru melihat suasan di kampus itu. Hemmm jelas berbeda dengan di kampus ku. tetapi kau berusaha menikmatinya. pelajaran yang aku dapatkan adalah bisa mengenal   suasana kampus FH UNPAD bandung dan bisa bertemu dengan teman-teman dari bem fh unpad. misi utama sudah selesai. berkas sudah aku berikan dan menandatangani berita acara penerimaan berkas.

Dana reksa
Sejujurnya perjalanan ke bandung hanya dengan bermodalkan uang 90 ribu rupiah. itupun merupakan uang pinjaman dari Aji Bagus. tiga kartu ATM di dompet tidak dapat kugunakan karena tidak ada isinya. Aku tetap optimis dan nekat bermain di kota orang dengan modal cekak. lalu dengan berjalan kaki dan ditemani oleh si Rifky aku mengelilingi kota bandung. mulai dari gedung sate, dago, dan lain sebagainya. panas terik dan debu tidak mengahalangiku untuk berkeliling di kota kembang itu.

Sebebelum membeli tiket untuk keberankatanku esok ke Jogjakarta si Rifky mengajakku menggunakan motornya ke kantor Dana Reksa di bandung. ia berencana menjual saham TELKOM warisan ayahnya. ia melihat kondisi ekonomi Indonesia sangat mengkahwatirkan terutama tentang Telkom yang sedang digerogoti. setelah bertemu dengan broker di Kantor dana Reksa, aku menuju stasiun kereta Kiara Condong untuk membeli tiket KA pasundan. setelah lama mengantri hanya rasa kecewa yang aku dapatkan. pasalnya tiket kereta ekonomi itu habis. kaloupun ada hanya dapat dibeli hari esok jam 5 subuh. dan kereta berangkat pukul 6 pagi. aku kemudian ke Indomaret dekat kampus unpad untuk mnanyakan kereta bisnis besok, tetapi harnganya 110 ribu,dan uangku tidak cukup. Rifki memaksaku untuk membelinya dengan uang dia. namun aku menolaknya karena aku tahu kondsi keuangannya sedang parah . aku berencanan naik KA pasundan esok pagi. setelah makan di bandung yang harganya mahal dan standar jakarta aku kembali ke kos Si rifky.


Bersyukur 
ada kejadian yang sangat menyentuh ketika aku berada di stasiun kereta Kiara Condong Bandung. waktu itu  aku masuk lewat jalur belakang stasiun kereta itu. tempat pemesanan tiket ada di depan stasiun dan aku harus menyebrang. ketika tidak mendapatkan tiket aku tdak bisa kembali ke belakang stasiun melalui pintu masuk peron karena di jaga satpam dan hanya pemilik tiket lah yang boleh masuk. sehingga mau tidak mau aku harus berputar memalui sejauh satu kilo meter. aku sebal dan gondok dan sempat mengumpat dengan bahasa kasar. menyesali nasib dan menantang tuhan atas kesialan ini. sudah tidak dapat tiket, aku harus memutari stasiun ke tempat parkir belakang,  namun Allah lagi-lagi menegurku dengan halus. aku berpapasan dengan seorang yang cacat kakinya. sangat parah. entah bagaimanan aku tidak bisa menggambarkannya dalam tulisan ini. aku mulai tertunduk lesu karena tidak kuat melihatnya. aku bersyukur dengan segala pemberiannya. saat memutari stasiun aku melewati pemukiman yang kumuh, pasar malam, jalan yang macet dan becek. tidakkah mereka muak dengan kehidupan mereka yang tinggal di tempat panas, pengap, padat, dan berisik.


Kesiangan
setelah melepas semua lelah ini aku aku terbangun jam 7 pagi, itu artinya kau terlambat dan tidak bisa naik KA pasundan. padahal duitku sangat ngepas kalopun harus ke Jogja hari ini aku terpaksa naik KA Lodawa malam jam 8 malam. aku pasrah terpaksa kau menelpon si Antok untuk minjam duit dengannya. dan kemudian si Antok mentransfer sejumlah uang ke rekeningku. aku ke stasiun Hall bandung dan setelah menanyakan kepada petugas Tiket KA ternyata tersedia KA Malabar. kereta itu terdiri dari tiga kelas yakni eksekutif, bisnis dan ekonomi. berangkat pukul 15.30 wib. aku membeli tiket ekonomi seharga 95 ribu rupiah.

Menunggu kereta
si rifky orangnya sangat konyol. terbuka dan apa adanya. menunggu keberangkatan kereta kita berdua ngobrolin segala hal yang kita lihat, mulai dari cewek sexy sampai dena nenek-nenek. apa yang kita lihat menjadi bahan tertawaan. padahal mentertawakan orang lain adalah DOSA.! namanya juga anak muda pasti ada saja bahan untuk tertawaan.

sebelum menaiki kereta, aku menyempatkan diri untuk sholat ashar. gerbong K1 kursi 16D. aku duduk bersampingan dengan bapak-bapak yang berasal dari Blitar. ia banyak menceritakan kisah hidupnya. ia memberi nasihat tentang kehidupan ini. bahwa selagi masih muda kejarlah cita-citamau dan jangan pernah bermalas-malasan. agar jangan sampai menyesal di kemudian hari. sepertinya apa yang dikatakan oleh bapak-bapak itu merupakan curhatan isi hatinya. entah untuk merendah diri atau bagaimana. bapak itu memiliki dua orang anak di Blitar yang sedang sekolah. dia bekerja di bandung untuk membiayi kedua orang anak nya itu. dan dia menyaksaikan bagaimana teman-temannya yang dulu mati-matian sekolah meskipun tidak meiliki uang saku dan sekarang menjadi sukses. tetapi bapak tersebut menyesal karena dulu tidak menyelesaikan sekolah sehingga tidak seperti temannya. bapak itu tetap semangat meskipun aku mengerti kondisi pekerjaannya saat ini jauh dari kata mapan. raut lelah wajahnya, kulitnya yang terbakar, bajunya yang sederhada serta gaya bicaranya menceritakan semua perjuangan hidupnya.  sekali lagi dia tetap semangat dan tidak berputus asa. memberi segala pengalamannya kepadaku. membakar semangat di jiwa ini.

Kereta Anjlok 
kereta yang aku tumpangi sempat berhenti selama empat jam di stasiun tasikmalaya. penyebabnya adalah terjadi anjok di jalur yang akan dilewati. sehingga jadwal kedatanganpun otomatis menjadi molor. seharunya tiba di stasiun Tugu Yogyakarta pukul 23.30 wib akan tetapi tertunda menjadi pukul 04.00 wib. sesuai dengan peraturan dari menteri perhubungan maka pihak KA harus menyediakan makanan atas keterlambatan itu. Pihak KA pun berulang-ulang meminta maaf memlalui pengeras suara di stasiun dan membagikan makanan Pop Mie dan minuman kemasan gelas kepada setiap penumpang. namun tetap saja pemberian makanan itu tidak sebanding dengan akibat dampak psikologis bagi penumpang. keterlambatan KA seharusnya tidak terulang lagi mengingat waktu terbuang sia-sia. banyak yang tidak produktif dan banyak yang kelelahan. seharusnya PT KAI belajar dari perusahaan kereta di Jepang yang mengutamakan pelayanan, kenyamanan, ketepatan waktu dan kecepatan. urusan biaya mengikuti karena kualitas berbanding lurus dengan harga yang ditawarkan. konsumen akan mengikuti tarif yang ditetapkan asalkan pelayanan Kereta memuaskan.

JOGJA I M coming
bagiku tempat ternyaman adalah jogja. meskipun hanya menggengam uang pas-pasan dan makan seadanya jogja seperti obat mujarab. mengobati luka-luka masa laluku. memberikan tempat istirahat yang baik untuk tubuhku. menghapus memori kejam masa lalu yang sekilas terlintas dan membuat tetas air mata ini mengalir. atas kejamnya kota jakarta. atas kejamnya terlunta-lunta di jakarta selama 6 tahun, atas kejamnya orang tua yang tidak menganggap aku ada selama ini, atas kejamnya saudara-saudara yang tidak pernah menyayangiku.  dan semoga di kota ini bisa mengajakku berdamai dengan masa lalu.







Sabtu, 03 Maret 2012

Berdamai dengan Resah

mengapa hati ini selalu memikirkan hal itu? hal yang banyak orang mengatakannya sebagai perasaan cinta.
mengapa yang ada dalam pandangan ini selalu dirinya ? dimana banyak orang-orang menyebutnya sebagai kekasih.
mengapa aku resah ketika lama tidak mendengan kabar darinya. atau khawatir ketika orang lain bersamanya. dan banyak orang menyebut perasaan ini sebagai rindu dan cemburu.
ya Allah, damaikanlah hati ini, yang selalu memikirkannya. 


Jumat, 02 Maret 2012

Jumat 2 Maret 2012



 aku bersyukur bisa melalui  hari-hari yang indah, aku bersyukur masih bisa menghembuskan nafas di dunia ini, dan aku bersyukur mengenal wanita seperti dia.

 menyandang status mahasiswa ternyada gampang-gampang susah. mahasiswa sangat bebas dalam menjalankan studinya. sebagai mahasiswa di suatu universitas , aku tidak merasakan tekanan secara fisik maupun intimidasi dari senior ataupun dosen. kita juga dapat memilih sebebas-bebasanya pergaulan yan kita sukai. dudia gemerlap malampun dapat kita nikmati sebebas-bebassnya. ada juga kegiatan yang dapat memberikan efekk positif bagi diri kita. kegiatan tersebut misalnya mengikuti komunitas, organisasi, pengajian dan UKM. dengan mengikuti aktivitas-aktivitas tersebut kita dapat mengaktualisasikan diri dan bersosialisasi dengan mahasiswa lain. selain itu juga dapat menambah pengalaman dan menambah wawasan. seperti yang pernah aku alami selama ini. dari semua aktivitas yang aku adapatkan adalah : 1) dapat memperbaiki diri sendiri. hal ini terjadi karena sering mengalami kritik, cacian dan mendapatkan masukan-masukan positif mengenai pribadi. misalnya soal disiplin, cara berbicara, cara berpakaian, cara bergaul dan lain sebagainya. 2) dapat mengenal berbagai watak.banyak orang-orang sangat bervasiasi tingkahnya. ada yang sangat sopan danramah, ada yang suka nggak jelas, ada yang culun, ada yang sok caper, ada juga yang sangat menginspirasi. nah dengan mengetahui berbagai perilaku dan gaya pergaulan orang lain maka kita bisa menilai dan memilih. itu artinya kita merasakan apa yang kita rasakan saat berkomunikasi dengan orang lain dan kita dapat menganalogikan apabila perilaku kita seperti mereka maka kita dapat menebak reaksi apa yang orang lain rasakan. 3) memiliki pengalaman. bagamana sih membuatproposal dana? bagaimana sih merasakan sebagai LO ? nah hanya pengalaman dalam organisasi yang bisa menjawab hal tersebut. 4) mengenal banyak wanita . kita dapat saling mengenal dengan wanita dengan cara yang lembut / alami. artinya tidak dipaksakan. pas kerja bareng misalnya atau pertemuan ang intens dengan tujuan yang sama dengan seorang wanita membuat kita lebih megenalnya. tidak jarang terjadi hubungan asmara (yang ini blum pernah aku alami gan... hanya sebatas teman dekat aja,
hahahahah)....

yah yang dapat aku tulis hanya sebatas ini saja. (kemampuan menulis seorang mencerminkan tingkat intelektualitasnya). kalo tulisan ini agak belibet atau alurnya rancu ya wajar aja gan... soalnya aku rada2 oon... :-p 

yang jelas jika kehidupanmu merasa hampa atau kosong sebagai seorang mahasiswa. dan ingin megerahkan energi ke hal-hal positif maka ikutlah aktivitas-aktivitas positif di kampus. banyak menambah teman dan pengetahuan. tapi harus tetap diingat ya. tetap prioritas kuliah nomor satu.. selamat berjuang.

Rabu, 29 Februari 2012

29 Februari 2012

Hari ini tanggal 29 februari 2012. angka 29 pada bulan februari hanya terjadi empat tahun sekali. dinamakan tahun kabisat. penjelasannya sangat komlpeks. aku pusing baca tentang mengapa ada tahun kabisat...  padahal para ahli etronom 2000 tahun yang lalu sudah merumuskan sedemikian rupa ya... hahaha...

lagi-lagi hujan. otomatis baju, celana, sarung dan sebagainya di jemuran basah, haduh, nasib. pas kekampus juga sepatu basah.. soalnya jas hujannya yang model batman gak menutupi sampai sepatu. meskipun aku udah ngebut dan kaki di angkat tapi tetap aja jas hujan tembus. ya jelas soalnya udah pada robek. di kampus terpaksa aku pake sendal yang aku bawa di jok motor.

sebenarnya aku punya prinsip hidup yakni "hari esok harus lebih baik dari hari sekarang". tetapi terkadang aku merasa hidupku ya begini-begini aja. solat subuh kelewatan, hafalan ayat gak bertambah, skripsi masih mentok, blum punya pacar. nah yang terakhir itu yang biasanya bikin nyeseg. dulu pas punya pengen gak punya pacar, sekarang pas sendiri pengen pacar. padahal menurutku sangat sulit mencari pacar. konsdisi sekarang dimana wanita menuntut kriteria pria yang sangat berkelas. coba bayangin. setiap wanita pada umumnya pasti ingin cari pria yang baik. baik fisiknya, baik kondisi keuangannya, baik gayanya. (apa si ini gak maksud banget). yang jelas kesepian atau galau terkadang datang menghampiriku.. (hehe pria kesepian)

bukannya lebay atau alay atau kampungan apalah namanya. nulis ini berguna banget, buakn cari kepopuleran atau menccari kekayaan (kalo terkenal dan dapaet duit juga nggak apa-apa sih) tetapi menurut banyak orang menulis itu sangat berguna. misalnya bisa menghilangkan stress, melatih otak, media refleksi dan kebijaksanaan, dan menyimpan ide yang dapat menjadi inspirasi orang lain. orang yang gemar menulis juga mencerminkan intelektualitas. seperti Hbiburahman El sirazy, Andrea Hirarta, darwis Tere liye, A. Fuadi, hanum rais, bahkan Einste pun menulis ide-idenya.

Astagfirullah.. udah jam 01.00 tangal 1 maret sekarang. yah pupus sudah deh ingin mengentri tulisan 29 februari ini. padahal jarang-jarang kesempatan entri tanggal 29 februari. yo wes, mungkin empat tahun lagi aku bisa entri tulisan baru di blog ini. smoga umurku panjang deh...

 "aku bercita-cita agar bisa menulis seperti seorang tokoh dalam film Gie, bisa mengkritisi dengan tulisannya yang tajam, lugas dan alur logika yang jelas" .